Penyemprotan terhadap mahasiswa yang tetap datang ke kampus PNM, Selasa (24/3/2020)
Penyemprotan terhadap mahasiswa yang tetap datang ke kampus PNM, Selasa (24/3/2020)

Politeknik Negeri Madiun (PNM) memberikan tindak lanjut surat edaran dari Mendikbud untuk kesiapsiagaan menghadapi pandemi COVID-19 dengan mengeluarkan surat edaran yang tertanggal 13 Maret 2020. 

Dalam penerapananya, PNM telah memberlakukan kebijakan kepada seluruh masyatakat kampus khususnya dosen dan mahasiswa untuk tidak menyelenggarakan dan menghadiri kegiatan akademik maupun non akademik baik di dalam maupun di luar kampus dan mengganti kegiatan akademik dengan menggunakan metode daring. 

Namun hingga kemarin, Selasa (24/3/2020) masih ada beberapa mahasiswa yang nekat untuk memasuki kampus dengan berbagai alasan. Hal ini membuat pihak kampus bertindak lebih tegas kepada para mahasiswa.

Selasa (24/3/2020) terlihat dilakukan penyemprotan di pintu masuk kampus 1 PNM Jl. Serayu Timur No. 84 terhadap beberapa mahasiswa yang nekat datang ke kampus.

Dinilai masih belum mengatasi para mahasiswa tersebut, hari ini, Rabu (25/3/2020) Direktur PNM Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T. memerintahkan para dosen untuk mengingatkan kembali mahasiswa agar tidak datang ke kampus dan mengerjakan tugas - tugas dari rumah.

"Bapak- bapak dan ibu- ibu, tolong diingatkan bahwa kita sedang dalam posisi merumahkan mereka (mahasiswa) dan mengerjakan tugas - tugas dari rumah," ujarnya kepada para dosen PNM.

Dia juga menambahkan agar petugas keamanan menolak mahasiswa yang masuk ke kampus dan memastikan semua ruang kelas dan laboratorium / bengkel praktik dikunci sehingga bisa diakses dengan keperluan terbatas dengan izin, serta memerintahkan agar akses kantor dibuat 1 pintu agar mudah dalam monitoring dan penempatan hand sanitizer.

Mempertegas perintah Direktur PNM tersebut, salah satu Koordinator Program Studi, Muhyiddin Aziz, S.S., M.Pd. ikut memberikan peringatan kepada mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris melalui siaran pesan whatsapp agar tetap berada di rumah.

"Mohon anak BI tidak ke kampus dan tetap di rumah dalam masa pencegahan COVID-19 sampai ada pemberitahuan resmi dari kampus," tulisnya.

Dia meminta agar mahasiswa membantu menyebarkan pesan tersebut dan mahasiswa dapat memahami perintah Direktur PNM demi kebaikan bersama.